Ketiga, kelembaban dan suhu gudang yang tinggi. Kondisi gudang yang lembab dan panas dapat memicu perkembangan kutu.
Keempat, sirkulasi udara yang kurang baik. Kurangnya ventilasi di gudang penyimpanan, dapat menyebabkan kelembaban dan suhu menjadi tidak stabil. Hal ini jelas bakal memicu pertumbuhan kutu.
Kelima, kemasan karung beras yang kurang rapat. Jika kemasan karung beras tidak rapat, serangga dari luar dapat masuk dan menyebabkan beras menjadi berkutu. Itu sebabnya, kemasan yang baik akan menentukan sampai sejauh mana proses penyimpanan beras di gudang akan dapat tahan lama.
Di sisi lain, Perum Bulog sendiri, memiliki standar operasional untuk menjaga mutu beras, seperti:
- Pemeriksaan rutin. Stok beras diperiksa secara berkala untuk memastikan kualitas dan mendeteksi adanya hama.
- Pengendalian suhu dan kelembaban. Gudang dirancang dengan sistem ventilasi yang baik untuk menjaga sirkulasi udara dan kelembaban stabil.
- Prinsip “first in, first out”. Beras yang masuk lebih dulu akan didistribusikan terlebih dahulu untuk menghindari penyimpanan yang terlalu lama.
- Pengasapan gudang. Jika diperlukan, gudang dapat dilakukan pengasapan dengan bahan yang aman untuk membasmi serangga.
Berdasarkan pengalaman yang ada, untuk mencegah adanya beras berkutu di gudang, Bulog dapat melakukan beberapa langkah berikut:
- Sanitasi berkala. Melakukan sanitasi gudang secara berkala untuk menjaga kebersihan dan menghilangkan sisa-sisa beras yang tercecer. Ini akan membuat gudang tidak mengundang hama kutu beras.
- Menggunakan insektisida. Menggunakan insektisida seperti Silogud 250 EC yang dapat membasmi kutu beras dalam waktu singkat. Insektisida ini memiliki bahan aktif Metil Pirimiphos yang efektif melawan kutu beras yang kebal.
- Fogging dan spraying. Melakukan fogging (pengasapan) atau spraying (penyemprotan) dengan insektisida untuk membasmi kutu beras di gudang.
- Mengontrol suhu gudang. Menjaga suhu gudang di bawah 17°C untuk mencegah kutu beras berkembang biak.
- Fumigasi. Melakukan fumigasi dengan menggunakan Fumiphos untuk menjaga kualitas pangan dan mencegah serangan hama kutu beras.
- Pemeriksaan kualitas. Memiliki petugas khusus di setiap gudang untuk memeriksa kualitas gabah dan beras hasil serapan dari petani untuk memastikan kualitas beras tetap baik.
Dengan melakukan langkah-langkah tersebut, tentu kita berharap Perum Bulog dapat mencegah adanya beras berkutu di gudang dan menjaga kualitas beras yang disimpan.
Bangsa ini, pastinya butuh beras yang berkualitas, bebas dari kutu, tidak tercium bau apek dan warnanya tidak kusam atau kekuning-kuningan. (Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat).
