Sebagai informasi, berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Nomor 6 Tahun 2024 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Sekretariat Kemenko Polkam mempunyai tugas menyelenggarakan koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan, dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unsur organisasi di lingkungan Kemenko Polkam.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Sekretariat Kemenko Polkam menyelenggarakan fungsi:
- Koordinasi kegiatan Kemenko Polkam.
- Koordinasi dan penyusunan rencana, program, dan anggaran Kemenko Polkam.
- Pembinaan dan pemberian dukungan administrasi yang meliputi ketatausahaan, sumber daya manusia, keuangan, kerumahtanggaan, kerja sama, hubungan masyarakat, arsip, dan dokumentasi Kemenko Polkam.
- Pembinaan dan penataan organisasi dan tata laksana.
- Koordinasi dan penyusunan peraturan perundang undangan. serta pelaksanaan advokasi hukum.
- Koordinasi dan penyelenggaraan pengelolaan barang milik/kekayaan negara dan pengelolaan pengadaan barang/jasa.
- Pengelolaan data dan informasi.
- Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Menko Polkam.
Rekam Jejak
Disarikan dari berbagai sumber, Djamari Chaniago lahir di Padang, Sumatera Barat, 8 April 1949, adalah tokoh Tentara Nasional Indonesia dan Intelijen Indonesia. Ia merupakan lulusan Akabri tahun 1971 dan berasal dari Kesatuan Infanteri-Baret Hijau Kostrad.
Tercatat sebagai perwira aktif, Djamari mencoba terjun ke dunia politik praktis, dengan mencalonkan diri sebagai calon legislatif anggota MPR RI dari Dapil Jawa Barat. Beruntung, perolehan suara yang dikantongi Djamari dari hasil Pilkada dinyatakan memenuhi persyaratan dirinya duduk sebagai anggota MPR RI dari Fraksi Utusan Daerah Jawa Barat tahun 1997-1998, selanjutnya dari Fraksi ABRI tahun 1998–1999.
Jabatan terakhir di kesatuan TNI adalah sebagai Kepala Staf Umum TNI dengan pangkat bintang tiga yang dilantik pada 8 Maret 2000 sebelum akhirnya pensiun pada tahun 2004.
Setelah purnawirawan dari TNI, Djamari terjun ke dunia bisnis dan sempai menjabat Komisaris Utama PT Semen Padang pada 2015 hingga 2016.
Djamari mendapatkan sejumlah tanda kehormatan atas prestasi dan jasanya baik dari dalam maupun luar negeri, di antaranya:
- Bintang Yudha Dharma sebagai tanda kehormatan yang diberikan oleh Pemerintah RI untuk menghormati jasa dharmabakti seseorang yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh bangsa dan negara.
- Bintang Kartika Eka Pakçi (ditulis juga dengan Bintang Kartika Eka Paksi).
- Bintang Yudha Dharma.
- Satyalancana Kesetiaan.
- Satyalancana Seroja.
- Satyalancana Shanti Dharma.
- Medali Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang merupakan penghargaan internasional yang diberikan PBB kepada berbagai negara anggota dunia atas partisipasi dalam operasi militer dan kepolisian internasional gabungan, seperti penjaga perdamaian, upaya kemanusiaan, dan bantuan bencana.
- Panglima Setia Angkatan Tentara (PSAT).
- Pangkat Istimewa Jenderal TNI Kehormatan dari Presiden Prabowo Subianto. (Rif/bbs)

