Ada Tambang Timah Hasjim Djojohadikusumo
Timah merupakan salah satu komoditas unggulan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kontribusi timah dari Bangka Belitung menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil timah terbesar kedua sekaligus pemilik cadangan timah terbesar setelah China.
Kepulauan Bangka Belitung menjadi penghasil timah terbesar di Tanah Air dengan kontribusi mencapai 90 persen dari total produksi timah di Indonesia. Tak heran, banyak perusahaan tambang timah di Bangka Belitung.
Dari ribuan perusahaan tambang timah, seperti dilansir Kontan, ada lima perusahaan swasta resmi terbesar. Sementara perusahaan pelat merah, yakni PT Timah Tbk (TINS).
Salah satu perusahaan tambang timah swasta terbesar adalah PT Mitra Stania Prima (MSP). Perusahaan tersebut merupakan milik Hasjim Djojohadikusumo yang merupakan adik kandung Presiden Prabowo.
MSP adalah salah satu anak usaha dari Arsari Group (PT Arsari Tambang), tiga anak usaha lainnya milik Hasjim yang menjalankan aktivitas eksplorasi, eksploitasi, penambangan, pemrosesan, peleburan, pemurnian, penjualan, dan eskpor timah di wilayah Kepulauan Babel. Tiga anak usaha perusahaan tambang lainnya, yakni Mitra Stania Kemingking yang merupakan afiliasi PT Mitra Stania Prima. Kemudian, PT AEGA Prima merupakan perusahaan afiliasi dari PT Arsari Tambang yang juga bergerak di bidang pertambangan timah terintegrasi di Kepulauan Bangka Belitung.
Disebutkan, ada lima perusahaan pertambangan di Babel yang melakukan ekspor timah dengan verifikasi dari Sucofindo. Kelima perusahaan itu adalah PT Timah Tbk, PT Refined Bangka Tin, PT Mitra Stania Prima, PT Menara Cipta Mulia dan PT Artha Cipta Langgeng. (Red)

