Jakarta — Lensa Media.Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan kisah mengejutkan saat menghadiri acara “Indonesia Berdoa” yang digelar oleh Forum Masyarakat Santri (FORMAS). Dalam acara tersebut, Hashim menuturkan bahwa Presiden Prabowo Subianto pernah menolak tawaran suap senilai 1 miliar dolar Amerika Serikat (USD) atau sekitar Rp 15 triliun.

Dalam video yang beredar di media sosial TikTok, Hashim menceritakan percakapannya dengan sang kakak.

“Prabowo bercerita kepada saya, katanya baru mau disogok orang. Saya tanya, ‘berapa dia tawarkan?’ Prabowo menjawab, ‘1 miliar’. Lalu saya tanya lagi, ‘1 miliar rupiah?’ Prabowo bilang, ‘satu miliar dolar kamu’,” ujar Hashim di hadapan peserta acara.

Hashim mengaku kagum dengan ketegasan sang kakak yang menolak tawaran fantastis tersebut.

“Prabowo menolak tegas. Dan saya sampaikan, beberapa bulan kemudian saya datang lagi ke kakak saya, saya tanya, ‘eh kamu mau disogok 1 miliar dolar? Kamu suruh pergi?’” tuturnya.

Tak hanya itu, Hashim juga menceritakan bahwa dirinya pernah mengalami situasi serupa. Ia mengaku pernah ditawari uang sebesar 1,5 miliar dolar meskipun bukan pejabat negara. “Kalau ditotal, itu sekitar 25 triliun rupiah,” katanya. “Waktu saya menolak, saya lihat orangnya kaget, nggak percaya. Saya bilang, orang beriman, Tuhan yang menolong.”

Pernyataan Hashim ini menuai perhatian publik dan ramai dibicarakan di media sosial. Banyak warganet memuji sikap integritas yang ditunjukkan Prabowo dan Hashim, di tengah isu korupsi yang kerap mencuat di Indonesia. Mereka menilai, ketegasan untuk menolak suap sebesar itu mencerminkan komitmen moral dan keimanan dalam menjalankan amanah publik.

Pernyataan Hashim tersebut pertama kali muncul dalam acara “Indonesia Berdoa” FORMAS, dan cuplikannya diunggah ke TikTok melalui akun @hf.riz. Beberapa media nasional seperti Kompas.com dan Detik.com juga menulis laporan terkait pernyataannya. Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana mengenai hal ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *